Faktara.com - Suasana Alun-alun Kabupaten Batang Hari tampak semarak dan penuh antusiasme saat digelarnya pertandingan silaturahmi sepak bola, Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan
sejumlah tim legenda sepak bola dari berbagai daerah, di antaranya Tebo Legend,
Muaro Jambi Legend, Old Star Persibri, serta sejumlah pemain senior lainnya.
Selain menjadi ajang mempererat
silaturahmi antarpecinta sepak bola, pertandingan itu juga dimanfaatkan sebagai
pengecekan kesiapan lapangan menjelang putaran final Liga Sekolah se-Provinsi
Jambi yang akan segera digelar di Kabupaten Batang Hari.
Sejak sebelum pertandingan
dimulai, para pemain dari masing-masing tim terlihat antusias mempersiapkan
diri. Atmosfer pertandingan semakin hidup dengan sorakan penonton yang memadati
area sekitar lapangan.
Meski mengusung konsep
persahabatan, laga berlangsung kompetitif dan penuh semangat. Jual beli
serangan terjadi sepanjang pertandingan, sementara riuh penonton beberapa kali
pecah saat peluang emas tercipta maupun ketika bola berhasil bersarang ke
gawang.
Suasana malam itu semakin meriah
dengan gaya khas komentator pertandingan yang terus membakar semangat penonton
melalui teriakan-teriakan penuh energi setiap kali gol tercipta atau peluang
gagal dimanfaatkan pemain.
Bupati Batang Hari, Muhammad
Fadhil Arief, turut ambil bagian dalam pertandingan tersebut. Ia terlihat aktif
bermain bersama timnya, membangun serangan, hingga beberapa kali memberikan umpan
kepada rekan setim di tengah laga yang berlangsung penuh keakraban.
Dalam keterangannya, Fadhil Arief
menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pertandingan persahabatan,
melainkan juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antardaerah
sekaligus memastikan kesiapan fasilitas olahraga yang akan digunakan pada ajang
tingkat provinsi.
“Ini momen silaturahmi sekaligus
kita mengecek lapangan yang besok mulai dipakai untuk putaran final Liga
Sekolah se-Provinsi Jambi. Mudah-mudahan lapangan ini benar-benar bisa menjadi
sarana pertandingan yang baik dan digunakan secara maksimal,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas olahraga
yang telah disiapkan pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara profesional
dan berkelanjutan guna mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak
bola.
Menurutnya, sepak bola bukan
hanya membentuk kekuatan fisik, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, toleransi,
kedisiplinan, dan kerja sama antarsesama pemain.
“Dengan sepak bola ini akan
tumbuh jiwa sportivitas, toleransi, dan keinginan untuk bekerja sama dengan
manusia lainnya. Tim yang kuat itu harus diisi dengan kekompakan dan saling
pengertian,” jelasnya.
Selain itu, Fadhil Arief juga
mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas olahraga sebagai sarana
menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup.
Ia menilai olahraga memiliki
peran penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis sekaligus
meningkatkan produktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau tubuh tidak sehat, susah untuk menjadi orang yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar. Semoga masyarakat bisa aktif berolahraga karena fisik yang sehat akan mempengaruhi pikiran. Kalau masyarakat sehat, semuanya bisa bekerja dan produktif sehingga ekonomi membaik dan hubungan antarmanusia juga semakin baik,” tuturnya.
