Faktara.com – Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, kembali
menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang
profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Didampingi Asisten III serta
sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati mengikuti
kegiatan REBOAN: Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah secara daring
melalui zoom meeting dari Ruang Kerja Bupati Batang Hari, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut dipimpin langsung oleh
Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri.
Forum REBOAN menjadi ruang
diskusi strategis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam
menyelaraskan kebijakan, memperkuat koordinasi, serta mencari solusi atas
berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
Dalam pertemuan virtual tersebut,
terdapat sejumlah agenda penting yang menjadi fokus pembahasan. Di antaranya
evaluasi pelayanan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah kepada seluruh pemerintah
daerah di Indonesia, upaya penguatan dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepala
daerah.
Hingga pembahasan berbagai isu
strategis dan persoalan teknis pemerintahan guna memastikan pelayanan publik
tetap berjalan optimal.
Forum ini juga menjadi sarana
memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika
pembangunan yang terus berkembang, terutama dalam meningkatkan efektivitas
birokrasi, kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah.
Usai mengikuti kegiatan, Bupati
Batang Hari Mhd. Fadhil Arief menegaskan bahwa forum seperti REBOAN sangat
penting sebagai wadah komunikasi dan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah
pusat dan daerah.
“Forum ini menjadi ruang yang
sangat positif bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai persoalan,
tantangan, maupun kebutuhan di lapangan. Dengan komunikasi yang baik antara
pusat dan daerah, maka berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih
efektif dan tepat sasaran,” ujar Fadhil Arief.
Ia juga menambahkan bahwa
Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata
kelola pemerintahan, terutama dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat,
transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa
seluruh perangkat daerah mampu bekerja secara profesional, responsif, dan
inovatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena pada akhirnya,
tujuan utama pemerintahan adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan
manfaat dari setiap kebijakan dan program yang dijalankan,” tambahnya.
Menurutnya, kolaborasi dan
sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu kunci
utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif serta pembangunan yang
berkelanjutan.
Keikutsertaan Bupati Batang Hari
dalam forum nasional tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah
Kabupaten Batang Hari dalam terus memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan
kualitas pelayanan publik, serta membangun tata kelola pemerintahan yang
modern, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
