Faktara.com - Dengan semangat kebersamaan dan niat tulus dalam mempererat tali silaturahmi, Alumni SPP-SPMA/SMKPP Negeri Jambi menggelar Halal Bihalal Akbar lintas angkatan tahun 1968–2025 di Muara Bulian, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang temu kangen sekaligus memperkuat
jejaring alumni yang tersebar di berbagai bidang pengabdian. Wakil Bupati
Batang Hari, H. Bakhtiar, turut hadir dalam kegiatan tersebut yang mengusung
tema “Mari Kita Perkuat Tali Silaturahmi Demi Membangun Ketahanan Pangan di
Provinsi Jambi.”
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Para alumni, baik yang telah memasuki masa purna bakti maupun yang masih aktif
bekerja di berbagai sektor pemerintahan dan swasta, larut dalam kebersamaan.
Momen saling berjabat tangan dan bertatap muka menjadi
pengobat rindu setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan kesibukan
masing-masing.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Batang Hari menegaskan bahwa
kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga memiliki makna
strategis dalam mendorong kontribusi nyata alumni bagi pembangunan daerah,
khususnya di sektor pertanian.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat
silaturahmi sekaligus membangun sinergi. Para alumni memiliki potensi besar di
bidang pertanian yang dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan di
Provinsi Jambi,” ujar H. Bakhtiar.
Ia juga berharap keilmuan dan pengalaman yang dimiliki para
alumni dapat terus dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung program
pemerintah, baik melalui gagasan, inovasi, maupun keterlibatan langsung di
lapangan.
“Tidak menutup kemungkinan, para alumni dapat berperan aktif
memberikan ide dan solusi inovatif yang relevan dengan perkembangan pertanian
saat ini, sehingga mampu menjawab tantangan ketahanan pangan ke depan,”
tambahnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh alumni
untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan demi mencapai tujuan bersama
dalam membangun daerah yang lebih maju dan mandiri. Kegiatan Halal Bihalal ini
menjadi bukti bahwa silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan emosional,
tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung
pembangunan, khususnya di sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan
masyarakat.
