Faktara.com - Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Mula P. Rambe, menghadiri kegiatan penggalangan dukungan pembangunan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di Pengadilan Agama Muara Bulian, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang Pengadilan Agama
Muara Bulian ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem peradilan
yang bersih, transparan, dan berintegritas, melalui penguatan komitmen bersama
antara lembaga peradilan dan unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari.
Dalam sambutannya, Sekda Batang Hari menyampaikan apresiasi
tinggi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pengadilan Agama Muara Bulian
sebagai salah satu satuan kerja yang ditunjuk dalam pembangunan SMAP di tingkat
Provinsi Jambi.
Ia menilai hal tersebut merupakan bentuk pengakuan atas
komitmen dan kinerja lembaga dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang
berintegritas.
“Kami sangat mengapresiasi Pengadilan Agama Muara Bulian
yang dipercaya dalam pembangunan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Ini merupakan
langkah nyata dalam mewujudkan tata kelola peradilan yang bersih, transparan,
dan akuntabel,” ujar Mula P. Rambe.
Pengadilan Agama Muara Bulian yang dipimpin oleh M. Yusuf
bersama Pengadilan Agama Kota Jambi menjadi perwakilan dalam implementasi SMAP
di wilayah Provinsi Jambi.
Program ini merupakan bagian dari upaya pembangunan zona
integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih serta
melayani.
SMAP sendiri merupakan sistem yang dirancang untuk mencegah
praktik penyuapan melalui penerapan standar operasional yang ketat, pengawasan
berkelanjutan, serta komitmen seluruh aparatur dalam menjaga integritas.
Implementasi sistem ini diharapkan mampu memperkuat
kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri
Batang Hari, Polres Batang Hari, Pengadilan Negeri Muara Bulian, Koramil Muara
Bulian, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan implementasi SMAP
di Pengadilan Agama Muara Bulian dapat berjalan optimal dan menjadi contoh
dalam mewujudkan sistem peradilan yang profesional, berintegritas, serta bebas
dari praktik korupsi dan penyuapan.
