Faktara.com - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Bersama Memuliakan Ahli Kubur yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang Hari.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi
rencana aksi penataan makam/kuburan sesuai syariah yang digelar di Ruang Pola
Besar Kantor Bupati Batang Hari, pada Rabu (22/04/26).
Bupati Batang Hari melalui Asisten I Setda, M. Rifa’i, S.P.,
M.E., yang hadir mewakili, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat
mendukung langkah MUI dalam mendorong penataan kawasan pemakaman yang lebih
tertib, rapi, dan sesuai dengan ajaran Islam.
Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar penataan fisik, tetapi
juga bagian dari upaya menjaga nilai-nilai religius serta memberikan
penghormatan terakhir yang layak kepada para ahli kubur.
Penataan makam yang sederhana, tidak berlebihan, dan teratur
dinilai sejalan dengan prinsip syariah sekaligus menciptakan lingkungan
pemakaman yang nyaman dan beradab.
“Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyambut baik dan
mendukung penuh gerakan ini. Penataan makam sesuai syariah merupakan bagian
dari tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta
ketertiban umum,” ujar M. Rifa’i saat diwawancarai usai kegiatan.
Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan jangka panjang
terkait pengelolaan lahan pemakaman, mengingat keterbatasan lahan yang semakin
terasa di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan tata kelola yang
sistematis dan berkelanjutan agar area pemakaman tetap tertata dengan baik,
bersih, dan asri.
Pemkab Batang Hari, lanjutnya, siap bersinergi dengan MUI,
Kementerian Agama, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam
merealisasikan gerakan tersebut.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan
dalam mewujudkan pemakaman yang tidak hanya tertib secara fisik, tetapi juga
mencerminkan nilai spiritual yang tinggi.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh para asisten
dan staf ahli Setda, kepala OPD, Ketua MUI Kabupaten Batang Hari, Ketua Lembaga
Adat, perwakilan Kemenag, camat, lurah, kepala desa, serta tamu undangan
lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari
berharap tercipta kesadaran bersama di tengah masyarakat untuk menjaga dan
memuliakan ahli kubur dengan cara yang sesuai syariah, sekaligus membangun
lingkungan pemakaman yang tertib, religius, dan berkelanjutan di masa depan.
